Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
"Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan kepada siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui".
(QS Al-Baqarah : 261)
"Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan kepada siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui".
(QS Al-Baqarah : 261)
Abu Umamah al-Bahili bukanlah seorang yang kaya raya. Baginya
rezeki yang ia peroleh patut disyukuri, sedikit atau banyak semua itu
adalah pemberian dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. Walaupun ia hidup
dengan keadaan yang serba kekurangan, tetapi Abu Umamah selalu
mengeluarkan sedekah dan suka menolong orang lain. ia berusaha sekuat
tenaga agar bisa memberikan bantuan, terkadang sesuatu yang ia
sedekahkan itu adalah barang yang sangat ia butuhkan untuk memenuhi
kehidupan keluarganya sehari-hari.